Panduan Merawat Lantai Marmer: Tips dan Trik

  1. Pentingnya Perawatan Lantai Marmer:

Perawatan lantai marmer sangat penting untuk beberapa alasan. Marmer, sebagai batuan metamorf natural, dikenal akan keindahannya dan kesan mewah yang ditawarkannya. Namun, marmer juga merupakan material yang poros dan dapat dengan mudah tergores atau terbintik jika tidak dirawat dengan benar. Pemeliharaan yang baik memastikan:

  1. **Ketahanan**: Mencegah kerusakan struktural, seperti retakan atau pengelupasan.
  2. **Estetika**: Menjaga kilap permukaan marmer, yang penting untuk keindahan visualnya.
  3. **Kebersihan**: Permukaan yang terjaga cenderung lebih higienis dan mudah untuk dibersihkan.
  4. **Nilai**: Mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilai investasi properti.
  5. **Keselamatan**: Menghindari permukaan yang licin karena tumpahan yang tidak segera dibersihkan.

 

  1. Manfaat Memiliki Lantai Marmer yang Terawat dengan Baik:
  2. **Tampilan**: Lantai marmer terawat memancarkan kilau natural dan memperlihatkan penuh keindahan dan kemewahan dalam ruangan.
  3. **Investasi Jangka Panjang**: Dengan pemeliharaan yang tepat, marmer bisa bertahan sangat lama tanpa perlu diganti, menjadikannya investasi yang bijak.
  4. **Kebersihan**: Permukaan marmer yang halus dan tersegel memudahkan eliminasi debu dan alergen.
  5. **Harga Jual**: Rumah atau bangunan dengan lantai marmer yang dipelihara baik biasanya dinilai lebih tinggi di pasaran.
  6. **Adaptif**: Lantai marmer bisa sesuai dengan berbagai jenis dekorasi interior, dari klasik hingga modern.
  7. **Noda dan Bakteri**: Perawatan yang tepat mengurangi risiko noda permanen dan pertumbuhan bakteri.
  8. **Penghematan Biaya**: Menghindari perluasan kerusakan yang bisa menyebabkan perbaikan mahal.

   

Kunci dalam menjaga lantai marmer

agar tetap melestarikan manfaat-manfaat ini antara lain termasuk pembersihan rutin, segera mengatasi tumpahan, menggunakan pelindung dan segel yang tepat, serta penggilapan berkala untuk mempertahankan kilau.

merawat lantai marmer

  1. Karakteristik Unik Marmer

 

Lantai marmer adalah pilihan populer dalam desain interior karena keindahan alami dan pola unik yang dimilikinya. Marmer dihasilkan melalui proses metamorfosis batu kapur, dilakukan oleh tekanan dan suhu tinggi di dalam bumi. Berikut ini adalah karakteristik unik marmer:

 

  1. **Keindahan Alami**: Setiap potongan marmer memiliki warna dan urat yang unik, tidak ada yang sama persis, menambah keunikan dan estetika pada lantai.
  2. **Ketahanan**: Marmer cukup kuat dan tahan lama jika dirawat dengan benar, dan bisa bertahan selama bertahun-tahun.
  3. **Perawatan**: Memerlukan perawatan yang teratur untuk menjaga keindahannya, seperti penyegelan untuk melindungi dari noda.
  4. **Kepadatan**: Marmer mempunyai berbagai tingkat kekerasan dan porositas. Material yang lebih padat akan lebih tahan terhadap goresan dan noda.
  5. **Panjang Umur**: Dengan perawatan yang baik, marmer bisa menjadi investasi jangka panjang untuk properti.
  6. **Kelenturan**: Bisa digergaji dan dibentuk untuk mengikuti bentuk atau desain ruangan yang dikehendaki.

 

  1. Variasi Jenis dan Pola Marmer

 

Variasi jenis dan pola pada marmer memberikan banyak pilihan untuk kebutuhan desain interior, berikut ini adalah beberapa contoh dari variasi tersebut:

 

  1. **Warna**: Warna marmer berkisar dari putih, hitam, hijau, biru, merah, hingga beige, dan banyak lainnya.
  2. **Urat**: Urat marmer dapat bervariasi dari garis-garis halus hingga pola yang dramatis dan tebal, memberikan karakter yang berbeda pada setiap potongan.
  3. **Asal**: Marmer diimpor dari berbagai bagian dunia, dan setiap kawasan memiliki ciri khas yang berbeda. Misalnya, marmer Carrara dari Italia dikenal dengan warna putihnya yang bersih dan uratannya yang lembut.
  4. **Finish**: Permukaan marmer bisa di-finishing sesuai keinginan, mulai dari yang paling halus hingga yang kasar untuk tampilan yang lebih alami.
  5. **Sumber**: Beberapa marmer diambil dari permukaan bumi, sementara lainnya ditambang dari dalam.
  6. **Pola**: Selain urat, marmer juga bisa dipotong dan dipasang secara book-matched; yaitu dua potongan yang cerminan, menciptakan efek simetris yang memukau.

 

Penggunaan lantai marmer dapat memberikan nuansa kemewahan dan keanggunan pada suatu ruangan, namun perlu perhatian khusus dalam pemeliharaan untuk memastikan tampilan dan keutuhannya bertahan lama.

 

Kegiatan Pembersihan Harian

 

  1. Menyapu Debu Marmer:

Membersihkan debu pada permukaan marmer merupakan langkah awal dalam pemeliharaan harian. Gunakan sapu yang lembut atau vacuum cleaner dengan sikat halus untuk menghilangkan debu dan kotoran tanpa menggores marmer. Penyapuan rutin membantu menjaga kilau alami marmer dan mencegah akumulasi kotoran yang dapat menyebabkan goresan halus.

 

  1. Mengepel dengan Bahan yang Aman untuk Marmer:

Setelah menyapu, mengepel marmer diperlukan untuk menghilangkan noda dan jejak. Gunakan larutan pembersih khusus marmer atau campuran air hangat dengan sedikit sabun lembut yang tidak mengandung asam atau komponen abrasif. Gunakan mop yang lembut dan usap dengan gerakan berputar secara lembut. Hindari penumpukan air pada permukaan marmer; gunakan kain microfiber atau kain bersih tidak berbulu untuk mengeringkannya.

 

  1. Menghindari Penggunaan Asam dan Bahan Kimia Keras untuk Marmer:

Marmer sangat sensitif terhadap asam dan bahan kimia keras. Jangan pernah menggunakan pembersih yang mengandung cuka, lemon, atau bahan berbasis asam lainnya yang dapat mengikis permukaan marmer. Begitu juga dengan pemutih, amonia, dan pembersih abrasif karena dapat merusak lapisan pelindung dan mengurangi kilau marmer. Selalu gunakan bahan yang direkomendasikan untuk marmer dan uji pembersih di area kecil yang tidak terlihat jika Anda tidak yakin akan efeknya.

 

Dengan pemeliharaan harian yang tepat, marmer di rumah atau gedung Anda dapat bertahan dalam kondisi prima, mempertahankan keindahan estetik dan nilai investasinya selama bertahun-tahun.

 

Pembasuhan Mendalam Berkala untuk marmer

 

Marmer merupakan bahan yang elegan dan tahan lama namun membutuhkan perawatan khusus untuk menjaga penampilan serta integritasnya. Pembasuhan mendalam berkala sangat penting dalam menjaga kebersihan dan kilau lantai marmer. 

 

  1. **Frekuensi Pembasuhan Mendalam untuk Marmer**

Pembasuhan mendalam marmer sebaiknya dilaksanakan sesuai dengan frekuensi dan intensitas penggunaan ruangan. Untuk area yang trafiknya rendah, pembasuhan mendalam bisa dilakukan setiap 6-12 bulan sekali. Sementara itu, untuk area dengan trafik tinggi seperti lobi atau ruang masuk, pembasuhan mendalam mungkin perlu dilakukan setiap 3-6 bulan sekali.

 

  1. **Memilih Deterjen yang Tepat untuk Marmer**

Pemilihan deterjen sangat krusial dalam pembasuhan marmer. Pastikan untuk menggunakan pembersih yang khusus dirancang untuk marmer. Pembersih ini harus bersifat netral (pH 7), tidak mengandung asam ataupun basa yang kuat yang dapat merusak permukaan marmer. Jauhi produk yang mengandung lemon, cuka, atau pemutih karena bisa menodai atau mengikis permukaan marmer.

 

  1. **Teknik Mengepel yang Efektif untuk Marmer**
  2. **Persiapan**: Sebelum mengepel, bersihkan debu dan kotoran dengan vacuum cleaner atau sapu berbulu halus.

   

  1. **Solusi Pembersih**: Campurkan deterjen khusus marmer dengan air hangat mengikuti instruksi pada label produk. Hindari penggunaan air yang terlalu panas.

   

  1. **Pengepelan**: Gunakan mop mikrofiber yang lembut untuk mengepel lantai dengan lembut. Mop harus lembap, bukan basah kuyup, untuk mencegah penyerapan berlebih pada marmer.

 

  1. **Bersihkan Secara Bertahap**: Jangan mencuci seluruh lantai sekaligus. Mengepel area demi area akan memastikan deterjen tidak mengering pada lantai dan meninggalkan residu.

 

  1. **Bilas**: Setelah mengepel dengan solusi pembersih, bilas mop dan peras hingga hampir kering. Lap permukaan dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa deterjen.

 

  1. **Pengeringan**: Langkah terakhir adalah mengeringkan lantai dengan kain lembut atau handuk yang bersih untuk mencegah noda air.

 

  1. **Polishing**: Untuk menambah kilau, anda dapat melakukan polishing sesudah lantai kering.

 

Ingat bahwa pembasuhan mendalam tidak hanya melibatkan pembersihan tetapi juga kadang-kadang melibatkan proses resealing (penge-segelan-ulang) untuk melindungi lantai dari noda dan kerusakan. Selalu konsultasi dengan ahli atau referensi produsen marmer anda sebelum melakukan pembasuhan mendalam atau pemeliharaan lainnya.

 

Penanganan Tumpahan Segera

 

### A. Prosedur Penanganan Tumpahan Marmer

 

Marmer adalah batu alam yang poros, artinya dapat menyerap cairan dengan cepat jika tidak dibersihkan dengan segera, yang bisa menyebabkan noda atau kerusakan. Penanganan tumpahan pada marmer harus dilakukan dengan hati-hati dan seberapa cepatnya sebagai berikut:

 

  1. **Bersihkan Segera:** Secepat tumpahan terjadi, segera bersihkan dengan menggunakan kain atau tisu yang bersih dan lembut untuk menyerap cairannya. Jangan menggosok karena ini bisa menyebarkan cairan lebih luas atau menggerus permukaan marmer.

 

  1. **Lap dengan Basah**: Setelah menyerap sebagian besar cairan, gunakan kain lembut yang dibasahi dengan air bersih untuk mengelap area yang terkena tumpahan.

 

  1. **Gunakan Pembersih Netral:** Jika tumpahan berpotensi meninggalkan noda, seperti minuman berwarna atau berbahan asam, gunakan pembersih khusus marmer atau larutan sabun lembut yang memiliki pH netral untuk membersihkan area tersebut.

 

  1. **Keringkan**: Setelah dibersihkan, keringkan area tersebut dengan kain lembut dan kering untuk menghindari pengendapan air yang juga bisa menimbulkan noda.

 

  1. **Pembersihan Mendalam**: Untuk tumpahan yang lebih keras, seperti minyak atau cairan yang berpotensi meninggalkan noda berminyak, gunakan bedak talk atau bubuk pembuat adonan yang mengandung tepung jagung untuk menyerap. Taburkan secara merata di atas tumpahan, biarkan selama beberapa jam atau semalaman, lalu bersihkan serbuk tersebut dan lap permukaan.

 

### B. Menjaga Marmer Tetap Kering

 

Menjaga marmer tetap kering adalah kunci untuk mencegah pembentukan noda dan keretakan. Berikut adalah beberapa tips:

 

  1. **Penggunaan Keset**: Letakkan keset atau mat di pintu masuk untuk menyerap kelembapan dan kotoran dari alas kaki sebelum mereka menyentuh lantai marmer.

 

  1. **Penyerap Kelembapan**: Di daerah dengan kelembapan tinggi, pertimbangkan untuk menggunakan dehumidifier untuk menjaga ruangan tetap kering dan melindungi marmer dari penyerapan kelembapan yang berlebih.

 

  1. **Lap Tumpahan Air**: Jika ada tumpahan air, terutama pada hari hujan atau saat membersihkan tempat lain, pastikan untuk segera mengelapnya kering.

 

  1. **Pemeliharaan Rutin**: Usahakan untuk sering memeriksa lantai marmer anda, khususnya setelah ada aktivitas yang berpotensi menyebabkan tumpahan atau kelembapan.embersihkan secepat mungkin.

 

  1. **Avoid Standing Water**: Jauhkan dari penumpukan air yang bisa mengendap karena bocoran atau tumpahan yang tidak terdeteksi.

 

Memperhatikan langkah-langkah ini akan membantu menjaga marmer Anda terlihat bersih dan menghindari kerusakan yang diakibatkan oleh tumpahan atau kelembapan yang tidak diurus dengan cepat dan benar.

 

Menghilangkan Noda pada marmer

 

**A. Identifikasi Jenis Noda pada Marmer:**

 

Marmer adalah batu alam yang poros, sehingga mudah menyerap cairan yang dapat menimbulkan noda. Jenis noda pada marmer dapat diidentifikasi berdasarkan warna, sumber, dan lamanya noda tersebut terdapat pada permukaan.

 

  1. **Noda Organik:** Biasanya disebabkan oleh makanan, minuman, atau daun yang jatuh dan meninggalkan warna biasanya coklat atau kuning.
  2. **Noda Minyak:** Bisa bersumber dari makanan berminyak, lotion, atau zat berminyak lainnya yang menyerap ke dalam pori-pori marmer dan meninggalkan noda gelap.
  3. **Noda Air Keras:** Disebabkan oleh air yang memiliki kandungan mineral tinggi yang meninggalkan deposit kalsium atau kapur.
  4. **Noda Tinta atau Pewarna:** Tinta dari pen atau pewarna lainnya sering meninggalkan noda yang sangat mencolok.
  5. **Noda Karat:** Biasanya berwarna coklat atau oranye dan bisa datang dari logam yang berkarat.

 

**B. Solusi untuk Noda Organik, Minyak, dan Lain-Lain pada Marmer:**

 

  1. **Untuk Noda Organik:** Gunakan peroxide hidrogen 12% dicampur dengan beberapa tetes amonia.
  2. **Untuk Noda Minyak:** Taburkan bubuk talk atau tepung jagung segera setelah terjadinya tumpahan dan biarkan selama beberapa jam atau semalaman. Ini menyerap minyak sebelum memberishkan secara lebih mendalam dengan penghilang noda khusus marmer.
  3. **Untuk Noda Air Keras:** Campuran cuka putih dengan air dapat membantu, tapi harus digunakan dengan hati-hati karena asam acetic di dalam cuka bisa menggores marmer. Biasanya, penggunaan produk khusus direkomendasikan.
  4. **Untuk Noda Tinta:** Pada marmer yang terang, gunakan peroxide hidrogen, di mana pada marmer yang gelap, acetone atau alkohol isopropil mungkin efektif.
  5. **Untuk Noda Karat:** Adalah penting untuk menghapus logam yang berkarat terlebih dahulu. Produk penghilang karat khusus marmer bisa digunakan untuk bagian ini.

 

**C. Metode Pengangkatan Noda Aman untuk Marmer:**

 

  1. **Uji Dahulu:** Sebelum menggunakan bahan pembersih, lakukan tes pada area yang tidak mencolok untuk memastikan tidak akan merusak lantai.
  2. **Bersihkan Segera:** Tindakan paling penting adalah membersihkan tumpahan segera sebelum noda menyerap ke dalam marmer.
  3. **Jangan Gosok:** Gosok dengan pelan, jangan bersihkan dengan kasar untuk menghindari goresan.
  4. **Gunakan pH-netral Pembersih:** Gunakan pembersih yang direkomendasikan untuk marmer atau campuran air dengan sedikit sabun cuci piring yang lembut.
  5. **Hindari Produk Berbahaya:** Jangan gunakan pembersih yang mengandung lemon, cuka atau asam lain yang bisa merusak permukaan marmer.
  6. **Teknik Poultice:** Bahan poultice khusus dapat dipakai untuk mengangkat noda yang menyerap dalam marmer. Ini adalah pasta yang diterapkan pada noda, ditutup dengan plastik, dan biarkan selama 24-48 jam untuk menarik noda keluar dari pori-pori batu.

 

Menerapkan sealant dapat menjadi langkah pencegahan important untuk melindungi permukaan marmer dari noda di masa depan. Namun, selalu konsultasikan dengan spesialis atau rujukan pabrik sebelum menerapkan solusi untuk noda tertentu atau penggunaan bahan kimia pada marmer Anda.

 

**Perlindungan dan Pemolesan Marmer**

 

  1. **Pentingnya Sealer untuk Marmer**

Sealer melindungi marmer dari noda dan kerusakan. Ini membentuk penghalang di permukaan yang mencegah cairan menembus pori-pori batu. Penggunaan sealer sangat penting, terutama di area dengan tingkat aktivitas tinggi dan kemungkinan tumpahan, seperti di dapur dan kamar mandi. Sealer harus diaplikasikan secara berkala, setelah instalasi langsung dan sebagai bagian dari perawatan rutin untuk menjaga kualitas batu.

 

  1. **Prosedur Pemolesan Marmer untuk Kilau Berkelanjutan**

Pemolesan marmer adalah proses yang mengembalikan kilau batu yang telah pudar karena keausan. Prosedurnya biasanya melibatkan langkah-langkah sebagai berikut:

 

  1. Pembersihan: Marmer dibersihkan untuk menghilangkan debu dan kotoran.
  2. Penggilingan: Menggunakan mesin penggiling untuk meratakan permukaan.
  3. Poles Halus: Pemakaian abrasive berbutir lebih halus untuk menghaluskan goresan.
  4. Pemolesan: Aplikasi senyawa poles khusus marmer untuk mengembalikan kilau.
  5. Finishing: Akhir proses dengan buffer atau kain lembut.

 

  1. **Frekuensi Pelapisan Ulang dan Poles Marmer**

Frekuensi dari pelapisan ulang dan poles marmer tergantung pada intensitas penggunaan serta kondisi lingkungan. Secara umum, pelapisan sealer bisa dilakukan setiap satu hingga dua tahun, tetapi area lalu lintas tinggi mungkin membutuhkan pelapisan lebih sering. Poles ulang biasanya direkomendasikan tiap beberapa tahun atau saat permukaan marmer mulai terlihat kusam. Perlu diingat bahwa pemakaian sealer dan frekuensi pemolesan harus disesuaikan dengan kondisi spesifik marmer Anda.

 

Pencegahan Kerusakan Pada Marmer

 

Untuk menjaga marmer tetap indah dan tahan lama, Anda harus melindunginya dari kerusakan. Berikut adalah cara-cara untuk menghindari kerusakan pada lantai atau permukaan marmer Anda:

 

**A. Menggunakan Alas Peralatan dan Furnitur**

 

Marmer cenderung mudah tergores, oleh karena itu, menggunakan alas seperti karpet kecil atau felt pads di bawah kaki furnitur sangat penting. Ini membantu mencegah goresan saat furnitur dipindahkan atau secara tidak sengaja digeser.

 

**B. Tips Menghindari Goresan pada Marmer**

 

  1. Selalu angkat, jangan seret, benda apa pun yang diletakkan di atas marmer.
  2. Gunakan matras atau alas potong saat melakukan kegiatan yang bisa menyebabkan goresan.
  3. Sapu atau vakum lantai marmer secara teratur untuk menghilangkan pasir dan kerikil yang bisa menggores permukaannya.
  4. Pasang keset atau mat di pintu masuk untuk menangkap kerikil dari alas kaki sebelum masuk ke area marmer.
  5. Pastikan untuk menggunakan pelindung alas tulis di bawah alat tulis atau aksesori lain yang mungkin menggores marmer.

 

**C. Menjauhkan Marmer dari Sumber Panas dan Tekanan Berat**

 

Marmer bisa retak atau patah jika dikenai panas atau tekanan tinggi.

 

  1. Jangan letakkan panci panas langsung di atas marmer. Gunakan trivet atau alas untuk melindunginya dari panas.
  2. Hindari meletakkan peralatan berat pada marmer atau melakukan aktivitas yang melibatkan tekanan berlebih, seperti memukul langsung di atas permukaan marmer.
  3. Letakkan benda-benda berat secara merata dan hilangkan jika tidak perlu, untuk menghindari tekanan terus menerus yang bisa menyebabkan retak atau pecah.

 

Menerapkan langkah-langkah di atas akan membantu mencegah kerusakan dan memastikan marmer Anda terjaga keindahannya selama bertahun-tahun.

Baca Juga:

Check Also

marmer statuari texture

Keindahan Abadi: Tekstur Marmer Statuario

Keindahan Abadi: Tekstur Marmer Statuario – Marmer Statuario adalah salah satu jenis marmer langka yang …