Proses Pemasangan Marmer

Marmer Granit

Marmer adalah salah satu bahan penutup lantai yang bersalah dari alam berupa batu yang dibelah belah menjadi lembaran lembaran sehingga bisa dipasang sebagai penutup lantai. marmer terdiri dari 2 yaitu marmer slab dan marmer cutting, marmer slab berupa lembaran yang cukup besar (berkisar 1,2×2,4 m) sedangkan marmer cutting berupa marmer yang sudah dipotong potong sesuai ukuran yang di minta, misalkan 40×40 cm, 60×60 cm, 30×30 cm, dll.

Dari segi hasil pemasangan, marmer slab akan lebih cepat dan lebih rapi dibanding marmer cutting, karena lembaran besar maka tidak akan menimbulkan banyak nat. walaupun hasil akhirnya akan sama sama rapi juga, karena setelah dipoles akan rapi baik marmer slab maupun cutting.
Pemasangan marmer slab
Dalam pemasangan marmer slab ada 2 cara yang bisa digunakan (pemasangan marmer lantai) yaitu dipasanang langsung dengan adukan dan dipasang dengan menggunakan semen acian (semen putih 3 roda). saya lebih menyarankan untuk memasang menggunakan semen acian karena lebih mengurangi kemungkinana ada adukan yang kosong dibawah marmer (ngeprok).
berikut langkah langkah nya:
1. bersihkan lahan yang akan dipasang marmer.
2. ukur dan cek siku dari ruangan yang akan dipasang dan tentukan level dari lantai yang akan dipasang.
3. lakukan flooring lantai sesuai level yang telah ditentukan. flooring itu adalah peninggian level dengan adukan sesuai tinggi yang telah ditentukan. rumusnya adalah level lantai dikurangi tebal marmer (2cm) dan dikurangi tebal acian (0,5cm) yang diperlukan.
4. sambil menunggu kering kita bisa melakukan coating terhadap bagian bawah, samping, marmer (6sisi) coating biasanya memakai isinol.
5. sebelum dipasang lembaran marmer di ukur dan dipotong kedua sisinya, ingat cuma 2 sisi bukan 4 sisi. ini dilakukan jika yang dipakai adalah lembaran marmer yang belum disiku dan berupa lembaran berbentuk tidak presisi.
6. aduk semen putih yang telah dicampur dengan air secukupnya, kemudian tuangkan ke area yang akan dipasang marmer, biasanya 1 sak semen putih cukup untuk 1 lembar marmer slab ukuran standart.
7. setelah adukan diratakan kemudian pasang marmer pada area yang telah diberi adukan. marmer digoyang goyang sampai didapat level yang sesuai. setelah sesuai matikan posisi marmer dengan memberi batu bata atau dengan paku.
8. untuk lembar selanjutnya sama dengan cara yang pertama.
setelah marmer terpasang semua nat antar marmer sebaiknya ditutup dengan menggunakan lakban. supaya tidak kemasukan bahan bahan yang bisa mengotori nat tersebut. karena kalau sudah kotor nat yang dihasilkan akan kotor dan susah dibersihkan.
Sumber : Ahli Marmer

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>